Minggu, 18 Juni 2023

Cara Saya Merawat Tanaman Aglonema



Tanaman yang saya punya tidak terlalu banyak. Ada beberapa pot bunga Monsterra adansoni (Janda Bolong), Sirih gading, aglonema, kaktus, sansiviera dan beberapa bunga lain.  Tapi, bunga Aglonema selalu mencuri perhatian saya. 

Tanaman Aglonema memiliki keindahan pada daun-daun yang berwarna dan motif yang variatif. Aglonema juga disebut sebagai salah satu tanaman hias pemurni terbaik. Hal ini disebabkan tanaman ini bisa menyerap formaldehida dan benzena di dalam ruangan. 

Selain itu, ada kepercayaan masyarakat di negara Tiongkok bahwa bagi siapa pun yang menanam dan merawat tanaman hias Aglonema, maka hidupnya akan disertai oleh keberuntungan (smile of fortune). Oleh sebab itu, tanaman ini juga dikenal dengan nama Sri Rejeki. Semoga saja saya pun dilimpahkan keberuntungan, Aamiin.

Tanaman Aglonema ini adalah pemberian dari seorang teman sekaligus sahabat. Suka iseng-iseng minta bunga, ternyata langsung diantarkan sampai depan rumah, hehehe.

Jadi ingat waktu masa pandemi, tanaman Aglonema harganya mahal, mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah. Tapi kali ini saya memilikinya dengan mudah dan gratis pula. Alhamdulillah.

Mempunyai tanaman di rumah, tentu mengharuskan saya bisa merawatnya. Adakalanya menyiram saja tidak sempat karena banyak pekerjaan lain.

Tapi, karena kesukaan saya terhadap tanaman, saya berusaha untuk selalu menyempatkan waktu merawat tanaman. Membuat tanaman tumbuh subur dan segar membuat perasaan saya senang dan tenang. Bisa juga menjadi terapi healing, lho.

Pernah suatu kali teman yang berkunjung ke rumah, mengomentari tanaman Aglonema milik saya. Katanya, Aglonema saya tumbuh subur dan daunnya kinclong. 

Lalu, bagaimana cara saya merawat Aglonema agar tumbuh subur dan sehat ? Saya tidak memiliki perawatan khusus. Apalagi Aglonema saya hanya beberapa pot. Hal ini membuat saya tidak perlu repot merawatnya. 

Beberapa hal yang saya lakukan adalah : 

  1. Tidak meletakkan tanaman Aglonema di bawah sinar matahari langsung. Cukup letakkan di tempat yang sejuk saja. Saya pernah menempatkan tanaman Aglonema di sisi rumah. Ketika menjelang sore, rupanya sinar matahari mengenai tanaman saya. Alhasil, daunnya menjadi meranggas.
  2. Lakukan penyiraman secara berkala. Saya tidak menyiram Aglonema setiap hari.        Saya menyiram Aglonema 2-3 hari sekali. Penyiraman setiap hari akan membuat akar menjadi sangat lembab. Hal ini dapat mengakibatkan Aglonema menjadi busuk
  3. Rajin membersihkan daun-daun yang sudah layu. Saya juga selalu membersihkan gulma yang tumbuh disekitar Aglonema.
  4. Menggemburkan tanah agar tanaman tumbuh subur. Hal ini saya lakukan sembari    membersihkan daun layu dan gulma.
  5. Rutin membersihkan atau mengelap daun agar bersih dan kinclong.

Baca juga : POC Kulit Bawang Merah

Nah, itu tadi yang biasa saya lakukan. Sebagai tambahan, saya juga biasa menggunakan air beras dicampur kulit bawang merah untuk menyiram tanaman. Ini bisa juga dijadikan sebagai pupuk alami, lho. 

Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instalasi Hidroponik #Ramadhan Journey

Instalasi Hidroponik milik kak Ama di Kabupaten Majene Tiga hari yang lalu, sebelum pulang ke Mamuju, saya menyempatkan berkunju...